Married Priests

Betulkah Tuduhan Bahwasanya Ary Ginanjar Agustian Sesat?

Dec
31

Ary Ginanjar Agustian Sesat 7

Betulkah Ary Ginanjar Agustian Sesat? Bahwa pendiri ESQ seratus enam puluh lima ini tidak sesat disatakan pertanyaan tersebut sebetulnya telah lama terjawab dan alim ulama di Indonesia. Karena ajaran ESQ milik Ary Ginanjar Agustian tidaklah bertentangan dengan ajaran-ajaran Islam, hal ini Malahan konsep Emotional Spiritual Quotient yang dikemas dalam Training ESQ yang fenomenal akan menambah kedekatan seseorang bukan hanya dengan Allah, namun juga mengenal diri sendiri secara fitrah.

Dalam konsep ESQ seratus enam puluh lima juga di kenal dengan ajaran 7 Budi Utama. Ajaran juga sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan personal sehari-hari. Apa itu tujuh budi utama? Mengapa tujuh budi utama penting untuk dipelajari?

Teman semua, 92% dari warga Amerika menyatakan bahwa mereka percaya pada Tuhan. Ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan Gallup pada tahun 2011, yang dikutip oleh Vieten et al (2013) dalam jurnal Psychology of Religion and Spirituality yang berjudul Spiritual and Religious Competencies for Psychologists .

Pargament (2007 dalam Vieten, 2013) mendefinisikan Keimanan (spiritualitas) sebagai “Perjalanan yang diambil seseorang dalam upaya untuk menemukan esensi diri mereka dan menyadari kehendak Yang Maha Kuasa (higher order aspirations).

Perjalanan keimanan ini, dilakukan secara penuh kesadaran. Laurin & Kay (2017) dalam Publikasi “The Motivational Underpinnings of Belief in God” menyatakan bahwa manusia mencari Tuhan karena membutuhkan struktur dalam hidup mereka. Pelaksanaan Ibadah, Aturan Agama, dan unsur spiritualitas dan religiusitas lainnya, memenuhi kebutuhan manusia bakal keteraturan. Hal ini sejalan dengan temuan Prof Justin L Barrett (2015) yang menyatakan bahwa otak manusia selalu mencari pola-pola dan bekerja dengan sistem yang penuh keteraturan.

Perihal inilah yang mendasari temuan Ary Ginanjar akan Spiritual Core Values yang sekarang disebut 7 Budi Utama. Spiritual Core Values ini memberikan keteraturan yang dibutuhkan manusia dalam hidup, dan menghasilkan kesuksesan paripurna bila dipraktekkan. Dalam bidang apapun kita berkiprah. Ke tujuh Spiritual Core Values tersebut merupakan :
a. Jujur, merupakan wujud pengabdian manusia kepada karakteristik Allah, Al-Mukmin.
b. Tanggung Jawab, adalah wujud pengabdian manusia kepada karakteristik Allah, Al-Wakiil.
c. Disiplin, adalah wujud pengabdian manusia kepada karakteristik Allah, Al Matiin.
d. Kerjasama, dikenal sebagai wujud pengabdian manusia kepada karakteristik Allah, Al-Jami‟.
e. Adil, adalah wujud pengabdian manusia kepada sifat Allah, Al „Adl.
f. Visioner, dikenal sebagai wujud pengabdian manusia kepada karakteristik Allah, Al Aakhir.
g. Peduli, merupakan wujud pengabdian manusia kepada karakteristik Allah, As Sami‟ dan Al Bashir.

Ketujuh sifat inilah yang wajib dijadikan values atau nilai, dimana bakal memberikan arti atau nilai bagi yang melaksanakannya, disamping nilai-nilai lainnya yang berjumlah sembilan puluh sembilan sebagai sumber pengabdian.

Beriman pada Allah SWT, tidak cuma berhenti di tataran lisan. Setelah bersyahadat, seorang manusia wajib mendalami sembilan puluh sembilan karakteristik Allah SWT ini, dan menjalankan tujuh karakteristik utama diatas, untuk memperoleh kehidupan yang terbaik di dunia dan akhirat. Itulah yang diajarkan oleh Ary Ginanjar dan menjadi semangat dalam seluruh aplikasi ESQ yang tercipta.

Kembali kepada pertanyaan dalam judul artikel ini, benarkah Ary Ginanjar Agustian Sesat? Jawabannya tentunya saja tidak sama sekali. Wallahualam..

Islam Comments Off on Betulkah Tuduhan Bahwasanya Ary Ginanjar Agustian Sesat?