Married Priests

5 Cara Menata Rumah Kecil Bagi Pemula

Apr
13

Memiliki rumah kecil dapat menjadi tantangan tersendiri karena jumlah dan luas ruangan mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan Anda. Ini menghasilkan ukuran kecil ruang yang tersedia di rumah kecil. Lalu, bagaimana membuat kamar ini sempit, yakin rumah kecil Anda masih berfungsi dan nyaman untuk dihuni?
Ada beberapa kesalahan dan masalah yang biasanya Anda temui ketika menyiapkan sebuah rumah kecil. Untuk menghindari hal ini, mari kita lihat berbagai kiat dan cara untuk mengatur impian rumah Anda.

Baca juga : IELTS Academic, TOEFL Toeic dan TOEFL Speaking Tips

1. Pilihan Warna yang Tepat di Rumah
Kebanyakan orang memilih cat atau warna di rumah kecil berdasarkan warna favorit atau favorit. Ini tentu tidak salah, bahkan baik karena dapat memberikan kenyamanan psikologis kepada penduduk rumah karena warna yang dia suka dapat menikmati di rumah kecilnya setiap hari.
Namun, Anda perlu tahu jika tidak semua warna yang cocok digunakan untuk setiap rumah kecil. Khususnya mengingat rumah kecil yang sama dengan ruang juga kecil.
Untuk membuat interior rumah kecil terasa lebih lebar, sebaiknya Anda menggunakan warna-warna cerah di rumah mungil yang Anda miliki. Warna putih adalah warna terbaik untuk membuat ruangan sempit karena terasa lebih cerah dan luas. Namun, jika warna putih itu terkesan membosankan atau terlalu jelas, warna-warna cerah lain seperti warna kuning muda atau muda juga bisa menjadi pilihan untuk sebuah rumah kecil.
Jika warna favorit Anda cenderung gelap seperti hitam atau merah, gunakan warna ini untuk aksesori atau hiasan pelengkap di rumah kecil seperti karpet atau hiasan dinding. Dengan ruang terang, warna favorit Anda akan tetap menonjol tanpa harus tampil dominan di rumah mungil ini.

2. Hindari Pola Keunggulan di Setiap Ruangan Rumah Kecil
Selain warna gelap, pola yang berlebihan, terlalu padat atau padat, akan membuat ruangan terlihat lebih sempit dan bahkan berantakan. Hindari penggunaan pola di rumah-rumah kecil, kecuali ruangannya cukup luas. Pola yang dipilih juga mencoba memiliki pola yang sederhana. Dengan cara itu, Anda tidak perlu khawatir tentang pola di atas karpet atau wallpaper di dalam kamar akan membuat rumah kecil terasa sempit dan sesak.
Pilihan pola juga dapat memiliki efek visual di ruangan kecil Anda. Pola horizontal akan membuat ruang terlihat lebih tinggi, sedangkan pola vertikal dapat membuat rumah terlihat lebih lebar. Sesuaikan pola ini dengan keadaan ruang di rumah kecil yang Anda miliki.

3. Pilih Furniture dengan Bahan Transparan atau Reflektif
Anda mungkin berpikir bahwa ruangan di dalam rumah kecil mungkin tidak terlalu sempit. Namun setelah ruangan diisi dengan perabot, maka Anda akan merasa bahwa kamarnya tidak luas.
Untuk bergerak jika hal-hal seperti itu terjadi di rumah kecil yang Anda miliki, coba gunakan furnitur dengan bahan transparan atau reflektif untuk memberikan efek visual yang lebih luas ke rumah kecil.
Bahan-bahan seperti akrilik dan kaca yang transparan atau cermin cahaya reflektif dapat menjadi pilihan untuk mewujudkan kesan bahwa kamar itu tidak sesak dengan furnitur di rumah kecil itu.

4. Hilangkan Isolasi pada Spasi di Rumah Kecil
Dari kamar-kamar di rumah kecil yang sempit karena terpisah, Anda lebih baik menggabungkan ruangan dengan menghilangkan rintangan atau dinding. Tidak hanya membuat sirkulasi nyaman, itu akan membuat ruangan di rumah kecil terasa lebih luas.
Kamar-kamar seperti dapur dan ruang makan adalah contoh ruangan yang bisa Anda gabungkan di rumah kecil Anda. Dua ruang ini dapat dikombinasikan dengan ruang tamu Anda, menjadikannya ruang yang luas dengan fungsi yang berbeda.

5. Efisiensi Kamar Rumah Melalui Compact Furniture
Seperti yang dinyatakan sebelumnya, furnitur adalah salah satu faktor yang dapat membuat ruangan di rumah kecil terasa kecil, sempit, dan penuh sesak. Pilihan lain untuk memilih furnitur dengan bahan transparan dan reflektif adalah dengan menggunakan furnitur kompak yang memiliki banyak fungsi.
Sebagai contoh di bawah kursi atau tempat tidur, dari ruang yang terbuang, Anda dapat menjadikannya sebagai penyimpanan tambahan dengan memberikan laci di bawah kosong. Akibatnya, Anda bisa mengurangi penggunaan lemari penyimpanan di rumah-rumah kecil.
Sofa atau meja lipat juga bisa menjadi pilihan yang baik dengan fungsi ganda fleksibel sehingga Anda dapat menyesuaikan furnitur sesuai kebutuhan ruang pada waktu itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *